[DILEMA] - Cahaya yang Terbelenggu
Penulis: M.Z.F.A
Di keheningan hari, yang temaram,
Bagai malam yang begitu suram.
Tanpa seorang pun menemani,
Rasa lara ini terus mendekap dalam sunyi.
Langkahku berjalan tanpa arah,
Linglung, sembari menahan gelisah.
Namun tampak cahaya indah,
Terang meski masih dalam belenggu resah.
Kilau sinarnya memikat jiwa,
Menyejukkan mata dan hati yang lara.
Kuning dan putih berpadu lembut,
Tanpa noda, begitu bersih dan halus.
Air mata jatuh perlahan,
Melihat mimpi yang dulu rimpuh dan hilang.
Dalam cahaya itu, harapan menggeliat,
Di tempat sunyi nan gelap yang melekat.
Hatiku ingin membebaskannya,
Meski duka masih erat menggenggam rasa.
Dengan tekad dan luka yang belum reda,
Aku mulai membuka belenggu derita.
Harapan pun kembali menyala,
Melihat mimpi-mimpi terbang bebas di angkasa.
Di tengah sunyi dan remangnya cahaya,
Sungguh indah cahaya itu menyapa.
Terima kasih, kuucap dalam hati,
Pada diriku sendiri, yang terus berdiri.
Dari puing mimpi, cahaya kembali bersinar,
Menerangi dunia temaram oleh sinar bagaskara.
.png)
Posting Komentar
0 Komentar