Judul: Tentang Mimpi

Penulis: Lovina


Sering kali aku menyadari bila kamu begitu nyata dimimpi ku

Apa perasaan mampu menembus mimpi? 

Entah mengapa tiba tiba satu pertanyaan tercipta

Apa aku seperti sebuah mimpi di kenyataan mu? 


Namun aku mulai sadar mimpi tanpa tindakan hanyalah bayang-bayang hampa.

Harapan tanpa gerak tak akan pernah menjelma nyata.

Aku bergumul dengan sepi 

bertanya pada gelap malam yang tak pernah menjawab

Apakah cinta ini sekadar angan yang tak pernah berbalas?


Aku memilih tetap bermimpi 

Di bawah langit sunyi yang tak mengenal jawab.

Mimpi yang memeluk harap dan menyuap ekspektasi

Meski pada akhirnya hanya menyisakan luka bernama realita.


Setengah windu telah berlalu dan kini aku mulai mengerti

bahwa mencintai dalam diam

tanpa pernah berani menyentuh kenyataan

hanyalah cara lain untuk melukai diri sendiri.


Malam-malam panjang masih menjadi saksi diam

betapa aku jatuh cinta pada bayangan yang tak pasti.

Aku belum pernah benar-benar mencintai

tapi mengapa rasanya hatiku seolah telah remuk berkali-kali?


Setiap kali aku menaruh hati kepada seseorang

semesta seolah menjauhkan aku darinya.

Entah dia tak tahu aku ada 

atau hatinya telah tertambat pada yang lain.

Dan di antara dua kemungkinan itu

aku selalu menjadi yang tersisih yang hanya berani mencintai dalam diam.


Mereka bilang cinta butuh keberanian

tapi bagaimana bila aku bahkan tak tahu apa yang harus kuperjuangkan?

Aku seperti berdiri di tepi jurang melihat harapan yang indah di seberang

namun tak tahu cara menyeberanginya.


Aku bukan seseorang yang pandai bermain rasa 

bukan pula yang fasih dalam rayuan.

Aku hanya seseorang yang terlalu banyak bermimpi

dan terlalu takut kenyataan akan merusaknya.


Kini aku mencoba menerima bahwa tak semua rasa

perlu menjadi nyata.

Beberapa cinta hanya ditakdirkan untuk tumbuh dalam diam

dalam ruang hampa yang tak pernah terjamah.


Namun tetap saja

aku masih menyimpan tanya:

jika aku bisa mencintai sekuat ini dalam diam

bagaimana rasanya dicintai dengan cara yang sama?